Program Gizi Yosowilangun Berhasil, Satu Anak Lulus Stunting
Yosowilangun, 13 Oktober 2025 — Pemerintah Desa Yosowilangun menunjukkan hasil nyata dalam upaya penanganan stunting. Berdasarkan hasil evaluasi program selama 90 hari intervensi gizi, tercatat enam balita stunting di desa ini mengalami peningkatan berat dan tinggi badan yang signifikan.
Program penanganan yang dilakukan meliputi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal selama 56 hari, aktivitas fisik renang sebanyak delapan kali pertemuan, serta pemberian susu dan vitamin sesuai rekomendasi dokter spesialis anak (DSA). Selain itu, balita juga mendapatkan pemberian MBG (Makanan Bergizi),konseling gizi keluarga dan aktifitas fisik berupa Renang.
Keenam balita yang mendapat pendampingan intensif adalah:
-
Balita MEMR (30 bulan) – berat naik 0,3 kg, tinggi naik 3 cm.
-
Balita MAA (55 bulan) – berat naik 1,7 kg, tinggi naik 2,7 cm.
-
Balita AAS (40 bulan) – berat naik 0,3 kg, tinggi naik 2,5 cm, dan dinyatakan lulus stunting.
-
Balita AFH (21 bulan) – berat naik 1 kg, tinggi naik 4 cm.
-
Balita NASH (24 bulan) – berat naik 0,5 kg, tinggi naik 5 cm.
-
Balita MSP (54 bulan) – berat naik 0,6 kg, tinggi naik 1 cm.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Desa Yosowilangun, kader posyandu, petugas gizi Puskesmas, dan orang tua balita, dengan dukungan pemantauan kesehatan secara rutin oleh tenaga medis.
Selain pemantauan gizi, para orang tua juga mengikuti kegiatan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) yang bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pola asuh, pemberian makanan bergizi, dan stimulasi tumbuh kembang anak. Dari 13 pertemuan yang dijadwalkan, delapan pertemuan telah terlaksana, dan petugas akan melanjutkan sesi kunjungan rumah bagi keluarga yang belum sempat mengikuti kegiatan secara penuh.
Kepala Desa Yosowilangun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi langkah penting dalam menurunkan angka stunting di desa dan memastikan seluruh anak mendapatkan hak tumbuh kembang yang optimal.
Dengan hasil yang positif ini, Pemerintah Desa Yosowilangun berkomitmen untuk melanjutkan program intervensi gizi, edukasi kesehatan keluarga, serta sinergi lintas sektor agar Desa Yosowilangun menjadi desa bebas stunting pada tahun mendatang.